Kamis, 09 Oktober 2014

Karate

Karate

TEMPAT BERLATIH ADA DI PALING BAWAH

Karate (空 手 道) adalah seni bela diri yang berasal dari Jepang. Seni bela diri karate dibawa masuk ke Jepang lewat Okinawa. Pada awalnya seni bela diri Karate disebut "Tote” yang berarti seperti “Tangan China”. Saat karate masuk ke Jepang, nasionalisme Jepang yang tinggi menyebabkan  Sensei Gichin Funakoshi mengubah kanji Okinawa (Tote: Tangan China) dalam kanji Jepang menjadi ‘karate’ (Tangan Kosong) agar lebih mudah diterima oleh masyarakat Jepang. Karate terdiri dari atas dua kanji. Yang pertama adalah ‘Kara’ 空 dan berarti ‘kosong’. Dan yang kedua, ‘te’ 手, berarti ‘tangan'. Yang dua kanji bersama artinya “tangan kosong” 空手 .
Lebaga perkaratean di dunia dibagi menjadi dua yaitu Zen-Nippon Karatedo Renmei/Japan Karatedo Federation (JKF) dan World Karatedo Federation (WKF), menurut kedua lembaga tersebut yang dianggap sebagai gaya karate yang utama yaitu:
1.    Shotokan
2.    Goju-Ryu
3.    Shito-Ryu
4.    Wado-Ryu
Keempat aliran tersebut diakui sebagai gaya Karate yang utama karena turut serta dalam pembentukan JKF dan WKF.
Namun gaya karate di dunia bukan hanya empat gaya di atas itu saja. Beberapa aliran besar seperti Kyokushin , Shorin-ryu dan Uechi-ryu tersebar luas ke berbagai negara di dunia dan dikenal sebagai aliran Karate yang termasyhur, walaupun tidak termasuk dalam "4 besar WKF". Lebaga perkaratean yang melayani wilayah jepang yaitu JKF. Adapun organisasi yang mewadahi Karate seluruh dunia adalah WKF (dulu dikenal dengan nama WUKO - World Union of Karatedo Organizations). Ada pula ITKF (International Traditional Karate Federation) yang mewadahi karate tradisional. Adapun fungsi dari JKF dan WKF adalah terutama untuk meneguhkan Karate yang bersifat "tanpa kontak langsung", berbeda dengan aliran Kyokushin atau Daidojuku yang "kontak langsung".
Latihan dasar karate terbagi tiga seperti berikut:
1.    Kihon
2.    Kata, yaitu latihan jurus atau bunga karate.
3.    Kumite, yaitu latihan tanding atau sparring.
Peralatan yang diperlukan dalam pertandingan karate
1.    Pakaian karate (karategi) untuk kontestan
2.    Pelindung tangan
3.    Pelindung tulang kering
4.    Ikat pinggang (Obi) untuk kedua kontestan berwarna merah/aka dan biru/ao
5.    Alat-alat lain yang diperbolehkan tapi bukan menjadi keharusan adalah:
o    Pelindung gusi (di beberapa pertandingan menjadi keharusan)
o    Pelindung tubuh untuk kontestan putri
o    Pelindung selangkangan untuk kontestan putera
6.    Peluit untuk arbitrator/alat tulis
7.    Seragam wasit/juri
o    Baju putih
o    Celana abu-abu
o    Dasi merah
o    Sepatu karet hitam tanpa sol
8.    Papan nilai/n scoring board
9.    Administrasi pertandingan
10.    bendera merah & biru untuk juri
11.    Peluit untuk wasit
 Teknik - Teknik dalam Karate
•    TEKNIK BERDIRI (KUDA-KUDA)
Pada teknik ini bagi seorang karate-ka adalah bagian yang sangat penting. Kuda kuda merupakan awal dari semua gerakan yang akan di pelajari dari teknik ilmu beladiri karate ini. Didalam latihan ini harusalah dilakukan dengan baik agar dalam setiap gerakan yang di lakukan tidak kaku, dan gerakan yang dihasilkan dari kuda-kuda yang baik lebih sempurna. Dalam kondisi yang rilek tetapi dalam keadaan siaga agar seorang karate dapat menghadapi situasi yang yang terjadi dalam keadaan bagaimanapun. Namun pada saat melakukan tangkisan dan serangan agar dapat mengkondisikan tubuh dengan sempurna agar keadaan tubuh tetap seimbang, apa bila terjadi kesalahan dalam penempatan kuda-kuda maka akan terjadi ketidak seimbangan tubuh. Di dalam karate ada beberapa teknik kuda-kuda di antaranya adalah :

KUDA–KUDA BERDIRI NORMAL (HEISOKU-DACHI)
Ialah kuda-kuda berdiri di tempat, di mana keua kaki rapat, serta ibu jari juga rapat serta menghadap kedepan,

BERDIRI DENGAN KAKI TERBUKA (HACHIJI-DACHI)
Posisi kuda-kuda ini di lakukan pada saat seorang karateka melakukan sikap siap- dan merupakan awal gerakan untuk memulai gerakan selanjutnya.



BERDIRI TUNGGANG KUDA (KIBA-DACHI)
Adalah teknik kuda-kuda yang titik berat pada tengah-tengah dan pada saat melakukan kuda-kuda ini, tubuh di topang oleh kedua kaki, dan pada saat melakukan kuda-kuda ini posisi tubuh tetap tegah dan kedua telapak kaki menghadap kedepan. Adapun lebar bukaan kaki adalah dua kali bahu

KUDA-KUDA DENGAN TEKUK DI DEPAN (ZEN- KUTSU-DACHI)
Kuda-kuda ini di lakukan dengan kaki depan di tekuk dan sejajar dengan lutut, sedangkan kaki belakang tetap lurus. Ibu jari agak sedikit masuk kedalam dan tapak kaki menapak dengan rata di lantai, adapun titik berat dapat pada kuda-kuda ini adalah 60 % untuk kaki depan dan 40% untuk kaki belakang.

KUDA-KUDA TEKUK KAKI BELAKANG (KOKUTSU-DACHI)
Kuda-kuda ini kaki belakang yang di tekuk dan posisi lutut dan ibu jari sejajar, dan kaki depan agak lurus dan sedikit di tekuk pada lutut posisi tubuh tetap dalam keadaan tegak. . Dan apa bila tapak kaki di tarik lirus tampak sejajar dan apabila kedua kaki di rapatkan seolah-olah membentuk huruf L

KUDA-KUDA DENGAN KEDUA KAKI DITEKUK (NEIKO-ASHI-DACH )
Kuda kuda ini dapat di lakukan dengan kedua kaki di tekuk dan pada kaki depan telapak kaki di jinjitkan, sedangkan kaki belakang tetap menempel pada lantai. Titik berat pada kuda kuda ini terletak pada kaki belakang sebagai tumpuan. Posisi tubuh tetap dalam keadaan tegak.
•    Teknik Pukulan ( Zuki )
Choku-tsuki (直突き), pukulan Lurus
adalah unsur teknik serangan  dalam Budo -disiplin karate dan merupakan istilah umum untuk pukulan lurus ke depan. Istilah ini tidak mendefinisikan set kaki Chokuzuki untuk eksekusi, dengan demikian menunjukkan teknik lengan murni. Dia berada dalam posisi dasar simetris seperti Heiko Dachi , Kiba Dachi atau Dachi Shiko  Dengan posisi kaki asimetris yang tergantung pada kaitannya dengan posisi kaki / gerakan subtipe spesifik berbeda sebagai Oizuki (pukulan sama sisi), Gyakuzuki (saling pukulan), Kizamizuki (shock bouncing).
ni adalah perwujudan dari Chokuzuki .  Selain blok teknik Oizuki
(atau Chokuzuki) merupakan salah satu teknik pertama bagi seorang siswa yang baru belajar. dan merupakan  mitra untuk Gyakuzuki (saling pukulan) spiel: Contoh: Jika dalam menjalankan tehnik Oizuki oleh karateka dimana  kaki kanan ke depan dan bersamaan dengan kepalan kanannya mengeksekusi dengan dorongan sebagai sarana  dalam pengiriman hukum.


Oi-tsuki (追い突き)pukulan dengan lengan

Oi-zuki sering disebut sebagai `sepak terjang pukulan '. Oi-zuki bersama dengan gyaku-zuki adalah teknik ofensif inti dalam karate yang paling tua. Tanpa penguasaan dan penajaman teknik-teknik dasar, maka segala tehnik pukulan yang lain nya tidak akan relevan. Oi-zuki sangat penting 

terutama bahkan dalam bentuk yang paling dasar yakni mengembangkan rotasi pinggul dan (kompresi dan ekspansi dari tubuh).

Punching lengan di depan dan lurus, Lengan lainnya ditarik kembali dan posisikan di pinggul, Kedua bahu sejalan dan menghadap ke depan, Pinggul menghadap ke depan dan membuka, terjang dengan pukulan lurus kedepan,  kuda kuda Kaki di Zenkutsu-Dachi. Videonya dapat di lihat DISINI

Gyaku-tsuki (逆突き), pukulan dengan Lengan belakang
 adalah teknik Karate yang melibatkan pukulan yang dilakukan  oleh lengan belakang. . Sebuah  gyaku Tsuki kadang-kadang disebut "pukulan terbalik". . Hal ini juga dilaksanakan dengan baik jika Anda menggunakan pinggul untuk mendorong ke depan. Pukulan  Ini adalah salah satu pukulan paling sering digunakan dan efektif digunakan dalam perkelahian karate.  Gerakan dari Gyaku Zuki terdiri dari otot seperti gluteus maximus, otot betis dan otot paha.

NUKITE UCHI (Spear-hand strike)

Secara hariah artinya  “Tangan yang menusuk” Juga artinya Tangan Tombak, shihon Nukite atau yondan Nukite (empat jari tangan tombak). Terkadang yondan Nukite  dan dibedakan oleh bagaimana jari-jari yang di bengkok sehingga keempat jari yang sesuai, sebagai lawan shihon Nukite. Serangan dengan Nukite kadang-kadang disebut Nukite zuki 貫 手 突き (atau tombak tangan) (Matsubayashi ryu). Varian termasuk nihon Nukite, tangan tombak dua-jari, sering digunakan untuk menyerang mata, dan ippon Nukite, tangan tombak satu-jari, dengan kuda kuda Kokutsu Dachi. Dalam seni kata dipergunakan seperti dalam Heian Nidan  
   


 URAKEN UCHI (Backfist Strike)

Pukulan Tinju Membalik adalah salah satu teknik tangan yang paling tercepat  karena menggunakan gerakan patah/kejut dari gerakan menohok seperti orang mencambuk tiba tiba.  Itu adalah teknik yang sangat bergantung pada titik tujuan serangan untuk mencapai hasil terbaik. Menggunakan bagian belakang tangan (tinju) yakni  dari buku-buku jari yang dikepalkan, dan serangan dengan buku-buku jari untuk target seperti alis atau bibir atas bisa sangat menyakitkan.  Seperti pada Heian Nidan Penggunaan tehnik uraken di pergunakan pada posisi badan menyamping pukulan side ways.


EMPI UCHI (Elbow Strike)

Serangan Siku ini adalah suatu teknik penting dalam seni bela diri, bukan hanya Karate, tapi hampir semua seni bela diri dari berbagai aliran di seluruh dunia mempergunakan trick serangan siku sebagai salah satu senjata pembelaan diri. Serangan siku adalah senjata yang menghancur kan langsung lawan dengan dampak yang maksimum dan sangat efektif. Karena itu, siku berdasarkan sifatnya dapat menimbulkan dampak serangan  tak terbantahkan kekuatan dan kerusakan target baik Chudan maupun Jodan. Banyak gaya dan posisi  yang tergabung dalam serangan siku yang dilancarkan dalam posisi berdiri.

Dalam Empi Uchi berkembang berbagai gaya pukulan yang menggunakan siku seperti Mae Empi Uchi (Front Elbow Strike), Ushiro Mawashi Empi Uchi/ Empi ushiro ate (Back Round/Backward Elbow Strike), Yoko Emp Uchi/ Sakumen Empi Uchi (Side Elbow Strike) Tate Empi Uchi (Vertical Elbow Strike), Otoshi Empi Uchi (Droping Down Strike. dan banyak lagi varian nya, karena kerusakan yang di timbulkan akibat pukulan dengan siku sangat fatal akibatnya seperti menghantan Rahang, Dada leher, Tengkuk bahkan kepala,  maka melatih Empi Uchi dengan berbagai varian nya dengan baik akan menguatkan pukulan dan dampaknya pada sasaran lebih hebat lagi. Dalam Seni Kata  Empi Uchi dipakai dalam kata Heian Jondan.




     KIZAMI ZUKI

Kizami Zuki  merupakan salah satu serangan paling dasar dalam seni bela diri Karate. Hal ini sebenarnya tidak lebih dari sebuah pukulan jab seperti dalam Tinju yang di lancarkan dari sisi dapan. Namun, jangan tertipu oleh kesederhanaan. Sebagai sesuatu pukulan “pemancing”,  kizami zuki mempunyai berbagai tujuan. Hal ini dapat digunakan untuk mengukur jarak antara Anda dan lawan Anda, mengalihkan perhatiannya dari serangan sejati Anda atau dapat digunakan untuk membukan  jalan bagi kombinasi serangan lanjutan, menggunakan kuda kuda Zen kutsu Dachi 45°.




 KAGI ZUKI (Hook Punch)

Dilakukan dengan membengkokkan  siku pada sudut paralel 90 °  pada  sudut dan lengan untuk tubuh, lengan dimiringkan sedikit ke bawah posisi, seperti yang digunakan dalam Heian Godan.

Kagi Zuki dilakukan dengan memutar otot inti dan kembali, sehingga mengayunkan lengan, yang membelok  pada sudut  90 derajat, di busur horisontal ke lawan. Sebuah pukulan Kagi Zuki biasanya ditujukan pada dagu, tetapi juga dapat digunakan untuk tubuh yang lain terutama ke hati.

Morote-tsuki (双手 突き),

Adalah pukulan menggunakan kedua tangan lurus ke sasaran di lancarkan pada saat yang bersamaan, dengan melancarkan pukulan yang kuat pada saat yang bersamaan akan menyulitkan lawan untuk melaksanakan penangkisan serangan, satu tangan mengarah ke bagian tengah tubuh perut (chudan ) Morote-zuki sering digunakan untuk menerobos chudan lawan, Dalam seni kata dapat di lihat pada kata Tekki Shodan.

YAMA ZUKI (Mountain Punch)

Yama Zuki adalah pukulan simultan yang mengarah ke dua arah yang sama dengan beda titik serangan, yakni bagian atas tubuh (Jodan) seperti leher  dan bagian tengan tubuh (Chudan) terutama bagian ulu hati yang dilakukan dengan kecepatan maksimal. Pada suatu kesempatan pukulan yang dilakukan langsung dan lurus terhadap dua titik yang berbeda mengakibatkan kesulitan untuk melakukan bloking serangan, dalam melaksanakan serangan pukulan Yama Zuki titik kekuatan serangan adalah pada otot dada untuk menyalurkan tenaga melalui dua serangan tangan yang terjulur agar lebih terpusatnya aliran tenaga, tehnik serangan yama zuki dipakai dalam kata Bassai dai dan Wankan. I
TETSUI UCHI (Hammer Strike)

Tetsui Uchi atau pukulan palu godam, dilakukan dengan menggunakan belakang kepalan tangan, serangan seperti pada uraken perbedaan nya adalah pada kepalan pada Urake yang dipergunakan adalah  punggung kepalan dan pada Tetsui memakai dasar/bawah kepalan tangan, tujuan nya adalah untuk menghantam bagian tubuh lawan yang keras seperti kepala, tulang rusuk, tetapi pada suatu situasi tertentu dapat pula untuk menghantam muka maupun ulu hati, Tehnik ini di pakai dalam kata Heian Nidan.
   
 HAITO UCHI (Ridge Hand Strike)

Haito berarti "punggungan [tangan]" Haito adalah serangan yang sangat kuat, tetapi menjadi sangat mudah untuk melihat datang nya serangan dan menjadi hampir tidak berguna. Namun, bila digunakan sebagai salah satu dari sebuah alternatif pukulan dan dapat dilakukan dengan persiapan minim, ke rahang atau leher, maka bisa pingsan lawan Anda sementara Anda menindak lanjuti dengan teknik yang lebih kuat.



TATE ZUKI (Vertikal Punch)

Tehnik  ini sangat mirip dengan serangan gyaku zuki dengan pengecualian tangan yang terjulur diputar  pada sisinya (posisi yang sama seperti di uraken uchi, buku-buku jari ke samping) lengan diperpanjang dengan sedikit membungkuk pada sendi siku. Posisi kepalan vertikal pada saat mengantam. Keistimewaan pukulan ini  adalah terletak pada kelincahan dan kecepatannya. Seseorang yang terlatih dalam menggunakan pukulan ini mampu melancarkan serangan rentetan pukulan ke lawan secara bertubi-tubi dengan kecepatan yang sangat luar biasa, karena semakin pendek jarak kita ke lawan maka serangan pukulan yang akan kita lancarkan akan semakin cepat.. Kelebihan lain dari pukulan ini adalah lebih efisien dalam segi pengeluaran tenaga dibanding gyaku Zuki itu sendiri, tetapi dari segi power Pukulan, Tate Zuki masih dibawah dari Gyaku zuki.

URA ZUKI  (Close short punch, with inverted fist)

pukulan Ura Zuki atau pukulan pendek dengan kepalan terbalik yaitu  gerakan awal permulaan kita dalam memukul, dimana pukulan Ura Zuki mempunyai mamfaat sebagai pukulan untuk jarak yang sangat pendek (jarak sangat dekat) dengan sasaran ulu hati. Pukulan ini sekilas seperti pukulan orang yang sedang bertinju diatas ring.  Jadi  jika seorang Karateka ingin memukul lawannya dalam jarak sangat dekat maka sangat tepat untuk mengeksekusi  pukulan Ura Zuki.

•    Teknik Kaki ( Geri )

MAE GERI

    adalah tendangan yang paling dasar dari segala macam tendangan dalam  karate. dan  digunakan lebih dari semua tehnik tendangan jadi penting untuk para pemula tahu bagaimana melakukan nya untuk memulai teknik ini kita akan mengasumsikan bahwa kita berdiri di zenkutsu dach (sikap depan) saat melakukan serangan ini.

    Bagian pertama adalah  bawa lutut setinggi mungkin menuju dada. Semakin tinggi lutut ditarik, semakin mudah untuk melakukan serangan . Salah satu cara untuk berlatih bagian ini adalah untuk dengan berpasangan dengan memegang tameng  di depan Anda tarik  paha tinggi sehingga Anda dapat berlatih menarik lutut Anda dan memastikan kaki Anda lebih tinggi dari obyek tameng Jika bagian dari tendangan ini diakukan dengan benar, hal itu juga dapat digunakan sebagai blok shin melawan tendangan lawan.

    Langkah kedua adalah untuk mendorong/menendang kaki Anda keluar menuju penyerang. Beberapa gaya dalam menendang adalah dengan  dengan membuka jari-jari kaki yang menyebabkan kerusakan lebih parah pihak lawan . cara terbaik untuk membuka jari kaki adalah dengan menggunakan dan  menendang dengan bola kaki dan harus dilakukan dengan  tendangan kejut seperti menembak senjata dan dalam situasi ini segala sesuatu dalam tubuh Anda harus meledak keluar seiring dengan tendangan yang dilancarkan.

    Selanjutnya adalah  kita tarik kaki kembali ke posisi awal berdiri dan posisi. Lutut tetap pada arah lawan dan setinggi  dada.. Hal ini sangat penting untuk menarik tendangan dan melakukan ulangan tendangan dengan cepat  tarik secepat mungkin kaki  sehingga lawan tidak bisa mengambil kaki Anda dan posisikan keadaan semula menjejakkan  tanah.

    Langkah terakhir Tempatkan kaki Anda di tanah ke zenkutsu.
    Mae Geri adalah tendangan yang kuat, jika dilakukan dengan benar. Ini juga dapat menjadi cara yang penting untuk mendapatkan poin dalam kumite ippon. Tendangan ini dapat dilakukan dari banyak kuda kuda dengan malakukan tendangan depan seperti pada kuda kuda di neko ashi Dachi (kuda kuda kucing). ataukah kita mau membuat variasi kuda kuda untuk melakukan tendangan ini, tergantung situasi medan nya?

      2.   YOKO GERI KEAGE

    Adalah Tendangan yang dilakukan dari sisi tubuh dengan kekuatan kejut, Oleh karena itu, dalam rangka untuk membuat yoko geri keage  yang efektif, sangat penting untuk menggunakan pinggul. Idenya adalah cukup mudah, namun, karena banyak orang telah lama digunakan untuk melakukan tendangan tanpa menggunakan pinggul, mereka sering menemukan perubahan yang sulit.

    Prinsip menggunakan pinggul di yoko geri keage sangat mirip dengan gerakan pinggul di Mawashi geri. Dalam Mawashi geri jika menendang dengan kaki kanan, pada saat KIME, pinggul sisi kanan akan disentak ke depan kemudian kembali lagi pada posisi normal, yoko geri Keage adalah persis sama. Jika ada yang menendang dengan yoko geri keage ke samping dengan kaki kanan, kaki kiri harus selalu mendukung tetap santai dan sedikit membungkuk, (sebagai kaki pendukung membantu kita untuk memutar dan mendorong pinggul) dengan kaki menghadap ke depan, sehingga lutut menghadap ke sisi (untuk target), dan harus memungkinkan pinggul sisi kanan untuk memutar mundur, dengan perasaan yang mirip dengan  posisi  zenkutsu Dachi. Seperti kaki dilepaskan dalam tindakan patah cepat, menjaga pinggul belakang sisi kanan  sampai akhir dari tendangan dan kemudian melepaskan pinggul dalam tindakan kejut  ke depan kemudian kembali lagi di zenkutsu Dachi dan kejutkan  pinggul di Mawashi geri.  Seperti di semua tendangan gerakan pinggul di yoko geri keage harus dibiarkan sampai akhir dari teknik untuk mendapatkan  jarak dan daya maksimum. Kunci untuk memaksimalkan kekuatan tendangan adalah untuk mensinkronkan gerakan pinggul dengan menekan kaki pendukung.

     

       3.   YOKO GERI KEKOMI (Side Thrust Kick)

    Yaitu Tendangan menyamping dengan dorongan berat tubuh, perbedaan dengan Yoko Geri Keage adalah efek lecutan tendangan (Keage) sementara Kekomi adalah efek dorongan kaki. Pertama, harus ditentukan bahwa yoko-geri-kekomi adalah tendangan mendorong secara linear. Ini menggabungkan kekuatan pinggul dengan gerakan menyodorkan kaki. Hal ini dapat ditujukan pada tingkat manapun (jodan: Hidung, rahang, leher; chudan: rusuk, solar plexus, ginjal, perut dan gedan: paha, lutut dan tulang kering), meskipun penggunaannya di tingkat jodan berisiko. Fleksibilitas dalam panggul dan pinggul membuatnya lebih mudah untuk dipelajari dan mengeksekusinya. Seperti halnya untuk oi-zuki, langkah yang benar dan penggunaan yang benar dari pinggul sangat penting untuk mendapatkan teknik yang kuat dan efektif. Itu akan menentukan efektivitas tendangan ini. 

     Meskipun yoko-geri-kekomi dapat dilakukan dari berbagai start posisi kuda kuda  (heisoku-Dachi, hachinoji-Dachi, heiko-Dachi, dll), sikap yang paling umum digunakan adalah kibadachi. Terutama, di Shotokan karate, kita berlatih yoko-geri-kekomi di kiba-Dachi. Namun, itu baik untuk berlatih juga di zenkutsu-Dachi, karena dalam kumite kita biasanya bekerja tidak di samping seperti di Twae-Kwondo, tetapi lebih pada sudut empat puluh lima derajat, yang memberi kita lebih banyak kesempatan untuk menyerang atau membela diri.

    Untuk memulai, tendangan harus dilakukan perlahan dan benar-benar, karena ini jenis latihan yang memberikan keuntungan dari pemiglatan keseimbangan dan meningkatkan otot di kaki. Ini juga merupakan ide yang baik untuk berlatih.
    




         4. MAWASHI GERI

    Mawashi-geri (回し 蹴り?) Dapat diterjemahkan sebagai "tendangan berputar", meskipun juga kadang-kadang disebut sebagai tendangan bangsal lokomotif. Mawashi-geri dapat dieksekusi dari berbagai sikap, dan ada beberapa metode pelaksanaan yang tepat. Porsi pelaksanaannya yang selalu konsisten adalah bahwa tendangan yang dieksekusi ke dalam dan pada sudut yang mana saja yang sejajar dengan lantai ke arah 45 derajat ke atas. Secara umum, itu adalah tendangan lateral yang menyerang dengan kaki.

    Jika Mawashi-geri sedang dilakukan dengan  kaki depan, kaki datang langsung dari tanah, pindah ke posisi dengan lutut ditekuk ke belakang dan menunju pada area target yang diinginkan pada lawan. Tanpa berhenti, kaki bagian atas berputar ke dalam apa pun sudut tendangan akan dilakukan, dan akhirnya, tungkai bawah keluar untuk menyerang lawan, dan kemudian segera kembali masuk
    Jika tendangan sedang dilakukan dari kaki belakang, pilihan lain yang tersedia. angkat kaki belakang dengan lutut ditekuk dan mengarah ke samping, dan seluruh tubuh berputar sebagai ayunan lutut memutar ke depan. Rotasi gerakan tubuh dan lateral kaki menambah momentum kaki bagian bawah, yang bergerak masuk dan keluar yang sama seperti di atas.

    Variasi kemungkinan lainnya  adalah di kaki itu sendiri. Satu baik bisa menyerang dengan punggung kaki (dengan pergelangan kaki dan jari kaki diperpanjang), atau dengan bola kaki (pergelangan kaki dan jari kaki ditekuk ke belakang).

    

     5.     Ushiro Geri (Tendangan Belakang)

    Ushiro-geri adalah pertahanan ke belakang, tetapi lebih sering sebagai teknik serangan. Kesulitan tertentu tehnik tendangan Ushiro terletak pada visibilitas belakang yang terbatas, yang selalu membutuhkan untuk melirik lewat lawan lewat bahu, dan menjaga keseimbangan. kesempurna tendangan Ushiro-geri adalah salah satu teknik bertarung yang mengejutkan untuk meatahkan blok lawan yang kuat sekalipun

    Dalam prakteknya, sebuah Ushiro-geri sering dapat berfungsi sebagai teknik serangan. Setiap kali  masuk ke situasi yang kurang kondusif, musuh dimana musuh kurang konsentrasi, Anda dapat mengejutkan musuh. Disamping sebagai serangan yang kuat Ushiro-geri juga sebagai bentuk pertahanan yang efektif. Penting di sini adalah jarak. Pada jarak dekat, penggunaan ushiro geri tidak dapat di pergunakan.

    Ada bebrapa tehnik dalam tendangan Ushiro antara lain

      a.    Ushiro-geri Kekomi (tendangan lurus mundur)

    Kihon dalam tendangan ini biasanya dipraktekkan di posisi Heisoku-Dachi. Lutut sedikit ditekuk, postur lurus. Untuk menguatkannya lutut ditarik ke atas, kaki dinaikkan dan pandangan dari sisi bahu melangkah mundur dan di ikuti lecutan bagian bawah dan kemudian dorong lurus ke belakang, secara  paralel, tubuh bagian atas sedikit ke depan. Sasarannya adalah pusat dari tubuh (Ushiro-geri Kekomi chudan) atau header (Ushiro-geri jodan Kekomi). Alas tendangan adalah tumit (Kakato).

      b.   Ushiro Mawashi-geri (tendangan mundur setengah lingkaran)

    Ushiro Mawashi-geri adalah salah satu gerak kaki yang paling sulit. Sekali lagi, titik awal berada dalam posisi kihon Heisoku Dachi. Lutut sedikit ditekuk, postur lurus. Untuk menguatkannya lutut ditarik ke atas, kaki dinaikkan dan pandangan dari sisi bahu melangkah mundur dan lipat kaki ke samping serta mengikuti rotasi melingkar mundur, sudut antara bagian atas dan kaki bagian bawah tetap tidak berubah pada 90° dan tubuh bagian atas sedikit condong ke depan. Titik Dampak adalah pusat dari tubuh (Ushiro Mawashi-geri chudan) atau header (Ushiro Mawashi-geri jodan). Alas tendangan adalah tumit (Kakato).

      c.    Ushiro-geri Keage (geschnappter tendangan mundur)

    Dalam sebuah pertandingan kompetisi tendangan ini hanya peran kecil, Titik awal untuk teknik dasar di sini adalah Heisoku-Dachi. Lutut sedikit menekuk, postur lurus. Untuk selanjutnya lutut ditarik ke atas, kaki dinaikkan dan pandangan dari sisi bahu terjadi melangkah mundur. Dan dikuti pencabutan kaki bagian bawah dan kemudian dorong lurus ke belakang. Sebelum kaki sepenuhnya di julurkan lurus, kemudian  tarik kaki dengan gerakan, kuat patah ke atas, tubuh bagian atas sedikit menekuk. Alas tendangan adalah tumit (Kakato).

    

        6.   HIZA GAERI

    Hiza geri (膝 蹴り Tendangan lutut (hiza Geri) adalah teknik yang sangat kuat untuk serangan yang sangat dekat terutama digunakan untuk menyerang pangkal paha, perut atau kepala Hal ini juga dapat dilakukan dari samping untuk menyerang tulang rusuk.. Meraih lawan dan menariknya ke dalam jangkauan tendangan lutut membuat tendangan lutut lebih kuat.
    Hiza Geri Biasanya dilakukan dengan kaki belakang, tendangan harus mulai dari mengangkat tumit dengan menggunakan jari-jari kaki untuk mendorong lontaran lutut, sehingga melecut ke depan, memasukkan lutut kea rah  lawan. Targetnya bisa  pangkal paha atau solar plexus.

       7.  KAKATO GERI

    Atau tendangan tumit, atau yang biasa disebut tendangan kapak, dilakukan dengan bagian belakang tumit kaki,tendangan Kakato Geri masuk dalam kelas tendangan depan (Front Kick)

    Kakato Geri atau tendangan kapak adalah teknik yang digunakan dalam seni bela diri seperti karate, taekwondo atau kickboxing. Pertama tarik satu kaki dari luar angkat setinggi telinga  musuh dan kemudian memungkinkan kaki diperpanjang seperti dalam gerakan kapak meluncur, tendangan  turun dengan cepat kearah kepala atau tulang leher lawan,  Tendangan menyerang tersebut dilakukan dengan tumit. Disebagian aliran shotokan karate tehnik ini dilarang karena kurangnya control kudakuda saat melakukan tendangan.
    

       8.   MIKAZUKI GERI (Tendangan Sabit)

    Tendangan sabit, juga disebut sebagai tendangan 'ayunan', memiliki beberapa kesamaan dengan tendangan hook, dan kadang-kadang dilakukan sebagai tendangan jepret off-target depan. Kaki dibengkokkan seperti tendangan depan, tapi lutut mengarah pada target ke kiri atau kanan dari target yang benar. Energi dari snaping/kejutan kemudian diarahkan dan  mencambuk kaki dan memukul target dari samping. Hal ini berguna untuk masuk ke dalam pertahanan dan menyerang sisi kepala atau untuk merobohkan tangan untuk menindaklanjuti dari serangan jarak dekat.

     Dalam banyak gaya tendangan sabit diajarkan sebagai teknik tendangan tambahan. Ketika pelatihan untuk malakukan tendangan sabit, menjaga lutut diperpanjang untuk meningkatkan flexibility, ini juga meningkatkan momentum kaki dan dapat menghasilkan lebih banyak kekuatan, meskipun membutuhkan waktu lebih lama untuk membangun kecepatan.

    Tendangan sabit dilakukan  dengan punggung kaki. Pelaksanaan nya untuk arah ke dalam  adalah searah jarum jam untuk kaki kiri dan berlawanan arah jarum jam untuk kaki kanan. Tendangan sabit untuk arah luar  dilakukan dengan tepi luar kaki. Jalurnya adalah berlawanan arah jarum jam untuk kaki kiri dan searah jarum jam untuk kaki kanan, dan kekuatan yang dihasilkan oleh pergerakan pinggul kedua kaki hanya dengan pinggul tendangan kaki itu tertekuk sehingga garis gaya tendangan sejajar dengan dari depan ke sisi lainnya

    

       9.   SOKUTO GERI (Tendangan sisi Samping)

    Sokuto geri adalah tendangan dari sisi samping dengan menggunakan punggung sisi kaki, Sokuto geri masuk dalam kelas tendangan “Yoko Geri" dalam terminology Shotokan dan ini  adalah tehnik  tendangan umum yang dapat kita lihat di semua seni bela diri. Dalam Wadoriu  karate kita menggunakan "Sokuto" terminologi bukan "Yoko Geri". Jadi apa perbedaan antara sokuto dan yokogeri?

    "Yoko Geri"

    Jika Anda menendang ke sisi (kanan atau kiri), berarti Anda ingin menendang lawan yang mencoba untuk menyerang Anda dari sisi kiri atau kanan. Dalam situasi seperti ini Anda dapat menggunakan yoko geri (tendangan samping) untuk melindungi diri sendiri. Jadi itu disebut "Yoko geri"  Bila Anda menggunakan tehnik Mae geri pada sisi samping maka kita menyebut nya yoko geri. Yoko berarti "Side" dalam terminologi Jepang, Geri berarti "Kick". Jadi kita dapat mengatakan teknik di atas sebagai yoko geri karena kita gunakan untuk menendang dari sisi samping.

    "Sokuto"

    Sokuto atau “Heal” Gunakan bagian punggung telapak kaki untuk menendang target. Anda dapat melakukan tendangan ini langsung untuk mempertahankan dari serangan lawan.

     Cara Praktek:  Kita perlu berlatih kedua sisi samping dan depan. Jika Anda ingin menguasai tendangan Anda harus berlatih samping. Ini memberikan keseimbangan, stabilitas dan kekuatan. Setelah Anda mengetahui dan menguasai  bagaimana menendang maka Anda dapat berkonsentrasi pada kecepatan. Cobalah untuk meningkatkan kecepatan tendangan, sebagai inti dari pelatihan karate.

    Gunakan kursi atau tepi dinding untuk melatih tendangan ini. Berdiri dekat dengan kursi atau tepi dinding dan perlahan-lahan mengangkat kaki Anda dan menendang. Hal yang sangat penting dalam latihan ini adalah untuk menendang perlahan sebanyak yang Anda bisa. Media tersebut  benar-benar membantu untuk mendapatkan cara menendang tepat dan Anda dapat meningkatkan keseimbangan juga, ketika Anda menaikkan kaki perlahan-lahan Anda membutuhkan banyak keseimbangan untuk menyelesaikan tendangan..
    

        10.  TOBI GERI

    Tobi geri adalah tendangan kedepan dengan melompat, adalah tendangan yang sangat kuat ketika hal itu dilakukan akan berdampak pada lawan karena gaya yang dibawa oleh momentum ke depan tapi mungkin akan gagal dan sulit berhasil apabila lawan yang terampil akan mampu menghindar dengan mudah


    Untuk melakukan hal ini : melompat ke dapan sambil mengangkat lutut depan dan melepaskannya dengan cara yang sama seperti push kick-dengan momentum seluruh tubuh di fokuskan ke dalam serangan. Gaya ini dititik beratkan pada momentum melompat  yang membuat tendangan akan  sangat kuat bahkan jika tidak menjatuhkan lawan ke bawah, kekuatan tendangan akan mendorongnya mundur. Tendangan ini dimaksudkan untuk memukul tubuh atau wajah lawan.


      11.    FUMIKOMI GERI (Tendangan Menginjak)

    Fumikomi adalah suatu tehnik dalam karate untuk menjatuhkan lawan dengan cara menginjak atau menendang dengan punggung kaki, pada bagian bawah tubuh seperti tulang kering, lutut, paha atau pangkal paha, kalau di bagian belang tubuh bisa dilakukan dengan menendang di bagian sendi lutut, posisi menendang dari jarak jangkauan kaki dan pada posisi berdiri tegak seperti orang menginjak injak. Tendangan fumikomi biasanya dilakukan dengan tumit agar lebih kuat efektifitas dampak tendangan terutama pada lutut maupun tulang kering, sementara untuk paha dan pangkal paha pergunakan punggung kaki.
•    Tangkisan ( Uke )
    GEDAN BARAI

    Gedan Barai atau Tangkisan bawah masuk dalam kategori tangkisan /Uke/Bloking Berdiri di (sikap alami) hachiji Dachi, dan dalam posisi (siap) yoi, tekuk lengan kiri dan kepal kan tangan (tinju) sampai mencapai di dekat telinga kanan sedangkan lengan kanan bergerak sedikit ke tengah. Siku kiri stand by pada pinggang Lemparkan lengan kanan sampai sejajar dengan lutut, pinggul bergerak mengikuti kuda kuda hachiji Dachi 
   

    SOTO UKE

    Adalah teknik yang digunakan untuk memblokir serangan yang mengarah ke tengah tubuh. Soto uke dilakukan dengan membawa kepalan tangan ke telinga, menjaga siku terangkat, dengan menggerakkan lengan bawah {Ude} menuju bagian tengah tubuh untuk melakukan bloking baik serangan dengan Tinju atau tangan bahkan serangan kaki. Blok ini dilakukan dengan pergerakan dari luar ke dalam dengan arah serangan bagian tengah tubuh, Maka Gerak Bloking Soto Uke kadang juga di sebut Soto Ude Uke Langkah persiapan nya mengangkat Tangan yang lain untuk memberikan ketepatan momentum agar arah bloking tepat pada sasaran sementara tinju dan siku bersiap untuk melaksankan pemblokiran serangan kemudian tarik tangan lainnya menuju pinggang untuk memantapkan kuda kuda Fudo Dachi atau Sochin Dachi

    
     UCHI UKE
     Adalah teknik yang digunakan untuk memblokir serangan yang mengarah ke tengah tubuh. Uchi Uke pergerakan nya hampir sama dengan Soto Uke tetapi perubahan arah bloking dimana dilakukan dengan membawa kepalan tangan di atas pinggang mendekatkan sekitar ketiak, dengan menggerakkan lengan bawah {Ude} menuju bagian tengah tubuh untuk melakukan bloking baik serangan dengan Tinju atau tangan bahkan serangan kaki. Blok ini dilakukan dengan pergerakan dari dalam ke Luar yang mengarah bagian tengah tubuh, Maka Gerak Bloking Uchi Uke kadang juga di sebut Uchi Ude Uke. Langkah persiapan nya mengangkat Tangan yang lain untuk memberikan ketepatan momentum agar arah bloking tepat pada sasaran sementara tinju dan siku bersiap untuk melaksankan pemblokiran serangan, kemudian tarik tangan lainnya menuju pinggang untuk memantapkan kuda kuda Fudo Dachi atau Shocin Dach.
        AGE UKE

    Adalah Tangkisan yang mengarah bagian atas tubuh terutama bagian kepala. Ada banyak variasi dalam bagaimana teknik bisa dijalankan, dan tidak ada yang tersirat dalam istilah itu sendiri membatasi penggunaannya . Age uke dapat digunakan untuk memblokir atau  menangkis serangan  masuk mengarah bagian atas tubuh.  Tehnik pelaksanaan nya adalah yang paling umum.  tangan dengan tinju terkepal naik di depan wajah berputar sehingga telapak/tinju menghadap penyerang dan tulang radial (satu di sisi yang sama dengan jari kelingking) putar balik pergelangan untuk membelokkan serangan masuk.. Aplikasi berikutnya adalah teknik uppercutting digunakan untuk menyerang dagu penyerang atau leher. Saat melakukan teknik ini, kepalan tangan Anda naik di depan wajah Anda. Jika lawan berada dalam jangkauan, gunakan gerakan ini untuk memukul balik dan akan memungkinkan untuk cepat mengakhiri konfrontasi.

    SHUTO UKE

    Shuto Uke atau Tangkisan pedang ini adalah tingkat blok tangan terbuka untuk serangan bagian tengah tubuhh. Biasanya dilakukan dengan kuda kuda  kokutsu Dachi sebagai langkah defensif. Bloking Shuto-uke, ini disamping sebagai langkah defensif juga sebagai langkah  harus menyerang dengan sasaran lengan penyerang untuk kerusakan maksimum. Dan ini  adalah blok yang kuat dan jika dilakukan dengan benar dapat membuat lengan penyerang lumpuh dan tidak bisa melakukan serangan lanjutan.  Langkah yang dilakukan. tarik tangan sampai ke bahu yang berlawanan dan terbuka serta menyelipkan ibu jari diantara telapak tangan, punggung tangan  bersiap menghadapi serangan. Ayun kan lengan dan punggung tangan kearah pusat serangan dan lakukan serangan  ke sudut 45 derajat  dengan punggung tangan tidak dengan jari.
    JUJI UKE

    Juji-uke, atau x blok adalah blok tingkat yang lebih canggih, digunakan untuk mem blok serangan seperti tendangan depan. Hal ini sangat kuat karena menggunakan kedua tangan untuk memblokir nya, baik itu serangan kebagian atas (Jodan), ataupun bagian bawah tubuh  (Gedan). Langkah Panduan untuk Juji-uke. Tarik kedua tangan Anda kembali pinggul/sisi pinggang Anda. lakukan frontal serangan untuk melaksanakan blokir atau tangkisan dengan menyilangkan tangan baik serangan atas maupun serangan bawah, dengan mengepalkan tinju (Jodan) atau pun  shuto (tangan pedang)  satu sama lain ke dalam dan bentuk 'X', pada saat lawan melakukan serangan pada bagian bawah tubuh atau bagian atas tubuh, jangan terlalu rendah dalam menekuk lutut saat melakukan blok ini karena akan kehilangan keseimbangan dan kekuatan jika anda merasakan blok lebih rendah, sesuaikan dengan keadaan


    MOROTE UKE

    Morote Uke adalah blok dengan dua tinju dengan tambahan lengan, dimana pelaksanaan blok ini  adalah sama dengan uke uchi tetapi berbeda style dengan penambahan lengan lain yang mendukung blok. Hal ini membuat blok sangat kuat. Tangan dari lengan membantu penempatan yang tepat  di atas sendi siku dan seluruh blok datang dari bahu yang berlawanan, cara blokir serangan seperti ini juga dapat di rujuk pada Chuge uke. Berayun turun  di putaran gerakan melingkar, dengan di topang kuda kuda Zenkutsu Dachi. Pelaksanaan bloking dengan  menempatkan lengan bawah, secara efektif seperti pada  Uchi Uke, tatapi menempatkan  kepalan tangan secara berlawanan  pada lengan bawah dari lengan yang memblokir serangan dengan menggerakkan bahu sebagai tenaga pemblokiran

   
    KAKIWAKE UKE

    Adalah Bloking dengan 2 buah tinju mengarah ke depan, awalnya, melintasi kedua lengan di depan dada, menjaga siku dekat tulang rusuk lebih rendah. Dengan gerakan memutar, seolah-olah  membuka dua jendela luar, putar lengan luar sampai tinju berada di depan bahu dan paralel. Kedua tinju akan memiliki telapak berorientasi menuju tengah di depan Anda, sedemikian rupa Kedua tinju berada setinggi bahu dan dua siku jarak berjarak sekitar lebar tubuh, dan gunakan zenkutsu dachi sebagai kuda kuda.

    Ketinggian blok akan berubah sesuai dengan serangan. Hal ini dapat digunakan untuk menyerang dengan dua tangan ke bahu, dada atau lengan lawan, dan sekaligus akan menutupi dada, leher atau wajah anda dengan gerakan simultan dari lengan bawah. Gunakan otot lengan untuk melakukan kontak sementara untuk memblokir atau membelokkan serangan jangan lakukan dengan  tulang pergelangan tangan 'karena mereka rapuh. Dan hindari membuka siku jauh dari lebar tubuh. Dalam seni kata bloking ini digunakan dalam kata Heian Yondan



     KOSA UKE

    Kosa Uke adalah double block cross blok dimana bloking ini dilakukan untuk menghadapi 2 serangan beruntun yang mengarah ke bagian atas tubuh (Jodan) dan bagian bawah tubuh (Gedan) dengan mengepalkan kedua belah tangan (tinju) di depan muka silangkan kemudian tarik tangan masing masing ke bagian atas melindungi tubuh bagian atas silangkan kedua tinju, untuk tinju yang akan melaksanakan bloking bagian atas letakkan di bagian luar crossing (silang) tarik tangan dengan arah tinju kearah bloking bagian atas hadapan lawan dan tangan satunya melindungi bagian bawah tubuh. Pada bloking bagian atas tubuh diutamakan untuk menangkis serangan tangan sedangkan bloking bagian bawah adalah untuk menangkis serangan kaki. Dalam permainan kata Kosa Uke dipakai dalam kata Heian Sandan.

     Video dapat di download DISINI
    Youtube dapat di lihat DISINI

    HIJI UKE-EMPI UKE

    Hiji Uke atau juga sering di sebut Empi Uke yakni  bloking dengan siku, (Elbow Block) bloking yang mengarah ke bagian tengah tubuh (chudan) dengan menggerakkan bahu dan tangan di pinggang lakukan bloking dengan seksama terhadap serangan yang mengarah ke bagian tengah tubuh, biasanya di lakukan dengan kombinasi serangan siku yang mengarah ke dada atau dagu lawan. Bloking ini dalam permainan kata di pakai dalam Heian Sandan.

    MANJI UKE

    Adalah Double block kombinasi Gedan barai (Bloking bawah) and Age Uke (Bloking bagian atas tubuh ).  Dalam karakter Jepang Kata Manji dilambangkan dengan 卍 atau Swastika, sehingga dalam pelaksanaan block antara siku tangan yang melakukan bloking bagian atas akan sejajar dengan bahu ditarik bidang lurus di jatuhkan pada tangkisan bawah dan di tarik kembali kearah kuda kuda kaki. membentuk swastika. Dalam permainan seni kata di pakai dalam kata Heian Godan dan Sochin. Dalam menggunakan kuda kuda bisa mempergunakan Kôkutsu dachi, Zenkutsu dachi.

    NAGASHI UKE

    Blok, untuk menghindari serangan. Yang mengarah ke bagian atas tubuh dan mirip dengan Age Uke dengan serangan lurus ke bagian kepala dan pemblokiran dilakukan dengan tangan terbuka seperti  orang menampar dengan telapak tangan dan membelokkan arah serangan lawan, dengan mempergunakan tanaga penuh  pada bahu sewaktu melakukan bloking Nagashi Uke, pergunakan kuda kuda zenkutsu dachi sebagai penopang bloking, dan dalam seni kata ada  dalam Heian Godan.  Youtube dapat  dilihat DISINI

    

    OSAE UKE

    Adalah Pressing block  untuk arah serangan ke bagian tengah tubuh dengan cara membuka telapak tangan lakukan tekanan ke bawah pada saat blok serangan untuk membuyarkan serangan, tangan di pinggang posisi shuto atau tinju yang sewaktu waktu siap melaksanakan serangan balik.


    

    

    HAISHU UKE

    Sebuah blok dengan punggung tangan, di mana tangan terbuka dan jari-jari mengeras mencolok di antara buku-buku jari dan pergelangan tangan. Haishu Uke dipakai dalam memblokir  serangan ke bagian atas tubuh dinamakan Jodan Haisyu Uke, dan bloking pada serangan bagian tengah tubuh namanya Haishu Chudan Uke. Pada seni kata di pergunakan pada kata Heian Godan.

    

    SUKUI UKE

    Atau Scooping blok, tangkisan ini di tujukan untuk menahan serangan lawan dengan menangkap tangan atau kaki lawan dan dan apabila serangan yang dilakukan dengan tangan Ini akan membuka dirinya untuk serangan lanjutan anda  dengan tangan  ke belakang tengkorak / leher dengan tangan yang lain. Sementara apabila lawan menyerang dengan tendangan kaki, maka memudahkan anda untuk menangkap atau menyapu serangan lawan, sehingga lawan akan limbung dan anda dapat melakukan serangan lanjutan ke paha atau kemaluan nya dan apabila terjatuh, memudahkan anda untuk melanjutkan serangan  kaki ke muka atau perut lawan. Dalam seni kata dipakai dalam kata Bassai dai dan Chinte.

    

    OTOSHI UKE

    Yakni Bloking serangan yang mempergunakan sis bawah tangan, arah serangan yang mengarah bagian tengah tubuh  dan juga yang berasal dari sisi samping tubuh, tangan yang sebelumnya pada posisi setinggi telinga dengan menjatuhkan tangan untuk mem blok serangan lawan yang akan menghantam, ubah posisi tubuh dan pinggang sejajar kan bloking serangan searah perpindahan tubuh, pergunakan kuda kuda kiba dachi untuk memperkuat dampak bloking. Bloking dapat mempergunakan tinju atau buku tangan agar ada dampak terhadap lawan yang menyerang, dalam seni kata dipergunakan dalam kata Heian Nidan dan Heian Sandan.

    SOKUMEN AWASE UKE

    Sebuah teknik bloking dua buah tangan terbuka di arah sisi samping kepala (Side Combined Block).Tehnik ini dilakukan dengan menggunakan telapak tangan dan lengan untuk menangkap pukulan masuk, yang mengarah  melewati kepala Anda saat Anda bergerak di bagian dalam lawan. Dan pada saat anda melakukan blokir serangan kesempatan untuk melaksanakan serangan balasan Dalam Seni kata Bloking Sokumen Awase Uke di pakai dalam Bassai Dai.

    

    HAITO UKE

    Atau istilah nya adalah tangkisa punggung pedang dimana cara menangkis adalah dengan tangan posisi terbalik seperti pedang bukan dengan yang tajam tapi dengan sisi tumpulnya, dimana ibu jari di selipkan di antara   jari tangan untuk melakukan tangkisan. Bilamenggunakan Uke Haito maka 2 tulang yang sejajar satu sama lain, sehingga  mereka jauh lebih kuat terhadap / untuk serangan,

    

    
     TSUKAMI UKE (Tangkisan Menyambar)

    Adalah tehnik menangkis dalam karate dengan menagkap lengan penyerang. Dalam teknik ini, pergelangan tangan diaktifkan untuk mengambil lengan penyerang, diikuti dengan gerakan menarik. Telapak tangan menghadap ke arah depan. Menyampar lengan penyerang dan membelokkan tangan penyerang membuat posisi anda lebih menguntungkan untuk melancarkan serangan lanjutan yang mampu melumpuhkan lawan.

Tempat Berlatih :

Kyokushin Karate
Binus Syahdan
Hari: senin dan jumat
Jam: 7 malam
Tempat: hall lapangan basket

Wado Ryu Karate
GOR Cempaka Putih
Jln Cempaka Putih Tengah 3 no. 31
Sabtu: 13:00 – 14:30
Instructor: Ben Haryo

PMK Kyokushin
GOR Grogol
Jl. Muwardi No.1 Grogol
latihan: senin dan kamis
Jam: 19.00
Contact: 021-5637886
Pelatih: sensei Leo

Kyokushin Karate
Alam Sutera
Rabu jam 17.00 dan Sabtu 11.00

Kyokushin Karate
Rabu 11.00 dan minggu jam 09.00 di depan terminal shuttle

Taman Palem Sport Club